Selasa, 10 Maret 2015

C I D A H A



#C I D A H A



Serupa waktu; aku masih saja ingin berkelana
Berkelana dalam labirin rasa yang angkuh
Sebab aku ingin menuju lalu memuara di hatimu, jarak menujumu begitu berbatu, tak ada yang menghapus keringat yang mengucur di keningku
Aku menyeka dahi sejenak berpikir perihal kamu, adakah aku di tempatkan dalam dadamu? Ah.. aku tak perduli ada atau tidaknya aku, yang terpenting aku mesti melangkah maju, melawan gelombang, mendayung sampan sampai ke tepi.
Hey kamu? Coba tengok aku kebelakang, maka kau akan melihat aku bercucuran keringat dan darah terus mengalir dari telapak kakiku,
Pasti kau tau sebabnya telapak kakiku berdarah-darah. Iya kau benar! Jalan menujumu sungguh berbatu dan itu membuat telapak kakiku di sayat-sayat oleh tajamnya batu.
aku melipat perih dengan senyum tanpa kau tau  bahwa aku sedang berpura-pura baik-baik saja, aku ingin jika aku sampai ke padamu aku masih bisa tersenyum meski luka terus ada dalam dada.
Aku butuh waktu untuk  menyelesaikan semuanya, maka bantu aku, rangkul aku agar tatihanku tak begitu berat. Sungguh aku ingin mentetap di hatimu, menjadi rumah bagimu menjadi tempat meneduhmu saat hujan membasahi tubuhmu.
“Ku ingin ku tau diriku di sini menanti dirimu, meski ku tunggu hingga ujung waktuku dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya, dan izinkan aku memeluk dirimu sekali ini saja”
By- Ungu- Cinta Dalam Hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar