Genap sudah satu minggu dari jumat yang lalu sampai jumat malam ini, kita belum juga berkomunikasi via Bbm, entah apa yang ada di benakmu saat aku mencoba tak menghubungimu satu minggu yang lalu, apa adakah di fikiranmu perihal aku?
Sengaja aku mulai tak menghubungimu, nyatanya kamu sudah terlalu sibuk dengan dunia mu dan dunianya, hingga aku tersisihkan dari hari harimu,
Satu minggu tanpa berkomunikasi dan tanpa mendengar kabarmu, bukan perihal yang mudah, aku harus melawan rasa sepiku sendiri, aku mesti berkelahi dengan cemburuku, ketika kamu mulai memamerkan dia di foto profil Bb mu, serentak nadiku mulai mengkerut, sakit.. Tentu, ingin marah tapi aku siapa!!!
Aku menyadari semua keterbatasan ruang itu, ruang singgah yang tak kau beri cahaya padaku,
Iya memang aku terlalu berlebihan kepadamu, maafkan aku jika aku seperti itu,
Nyatanya sampai sekarang aku masih belum bisa membuang rasa itu jauh jauh,
Tapi mungkin kamu belum mengerti atau kamu memang tidak mau perduli, aku selalu kalah jika harus menjawab tentang keadaan... Kapan kamu akan menyapaku kembali lewat pesan singkatmu, aku ingin mendengar kabarmu,
Aku tau siapa aku, aku paham dimana aku harus mengerti, mungkin ini waktu yang tepat untuk aku mengerti, berhenti mengganggumu, berhenti berkomunikasi denganmu, karna aku tau saat ini kau sedang dilanda taman bunga bersamanya
Sebenarnya aku rindu tapi untuk kali ini aku malu untuk sekedar menyapamu atau berbasa basi denganmu,
Aku malu aku terlihat kerdil,
Aku hanya bisa mewakilkan kecemburuanku,kerinduanku,kekhawatiranku, aku hanya bisa mewakilkan semua perihal kamu lewat status statusku di bkackberry messengerku, karna aku tau, aku bukan merupakan bagian dari cerita bahagiamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar